Bansos Rp 500 Ribu Cair Bulan September, Cek Langsung Namamu di cekbansos.siks.kemsos.go.id

Posted on

Pemerintah akan mengalirkan kembali lagi pertolongan pada warga. Pertolongan yang disebut berbentuk Pertolongan Sosial Tunai (BST) sejumlah Rp 500.000. Gagasannya, pertolongan ini akan diberi pada warga terpengaruh virus corona atau Covid-19.

Ini diutarakan oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara. Pertolongan itu direncanakan buat keluarga yang termasuk Keluarga Penerima Faedah (KPM) program Pertolongan Pangan Non Tunai (BPNT).

Disamping itu, Juru Bicara Kemensos Adhy Karyono mengutarakan jika pertolongan Rp 500.000 adalah penambahan 1x transfer untuk keluarga penerima kartu BNPT. “Yang BST Rp 500.000 ialah penambahan 1x transfer untuk keluarga penerima faedah bantuan sosial BPNT yang bukan untuk penerima pertolongan Program Keluarga Keinginan (PKH)” tutur Adhy, Selasa (1/9/2020), seperti diambil dari Kompas.com.

Pemberian BST ini, lanjut Adhy, diperuntukkan untuk meningkatkan daya membeli keluarga miskin. Keluarga penerima BNPT awalnya memperoleh bantuan sosial sejumlah Rp 200.000 berbentuk sembako.

Pertolongan sembako itu bisa diambil di e-warung

Selanjutnya, dalam rencana Covid-19, penerima BNPT memperoleh bantuan sosial BST yang tunai sejumlah Rp 500.000. “Barisan ini umumnya cuma bisa per bulan Rp 200.000 serta tidak dicairkan berbentuk tunai, tetapi diambil berbentuk sembako di e-warung,” tutur Adhy.

Penerima bantuan sosial PKH yang penerima BPNT akan terima beras sekitar 15 kg yang akan diberi semasa 3 bulan ke depan. Mengenai realisasi bantuan sosial PKH akan berlaku mulai September 2020.

Ketentuan Penerima BST

Adhy menjelaskan, bantuan sosial BST ini mempunyai ketentuan buat penerima yaitu keluarga itu sudah tercatat untuk penerima kartu sembako baik peserta lama atau warga yang terpengaruh Covid-19.

Disamping itu, ada pula ketentuan penting bantuan sosial Dinas Kemensos (Dinkemensos), seperti PKH. “Ketentuan penting penerima bantuan sosial Dinkemensos seperti PKH yaitu kartu sembako tentu tercatat dalam Data Terintegrasi Kesejahteraan Sosial (DTKS), terkecuali BST spesial perlakuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid,” katanya.

Menurut dia bila satu keluarga belum tercatat dalam DTKS. Sesaat waktu epidemi Covid-19 ada keluarga miskin baru yang terus makin bertambah sebab efek PHK. Serta warga yang belum punyai NIK. Karena itu Pemda dapat menyarankan keluarga itu untuk mendaftarkan kartu sembako.

Untuk memeriksa apa Anda tercatat dalam kartu sembako bisa lewat link https://cekbansos.siks.kemsos.go.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *